Belasan Tim Bersaing dalam Grand Final Muria Scientific Competition

15 tim dari 15 universitas terpilih sebagai finalis grand final Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional Muria Scientific Competition yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Komunitas Mahasiswa Kreatif (UKM KMK) Universitas Muria Kudus.

Sebelumnya, ada 116 tim dari 36 Perguruan Tinggi yang tersebar di 11 Provinsi  terdaftar dalam lomba tersebut.

Setelah dilakukan seleksi oleh juri, akhirnya 15 tim dinyatakan lolos menjadi finalis grand final lomba Muria Scientific Competition. Sebelumnya, peserta mengirimkan paper yang akan diikutsertakan. “dari 116 paper yang mendaftar, Juri langsung melakukan seleksi administrasi dan seleksi substansi paper”. kata Ketua Ketua Panitia MSC Fitri Rachmawati saat memberikan sambutan lomba di ruang seminar lantai 4 UMK, Sabtu (20/4/2019).

Setelah dilakukan seleksi, dipilih 15 paper yang terbaik untuk melakukan paparan di UMK, dihadapan juri langsung. Selanjutnya baru dilakukan penentuan siapa yang berhak menjadi juara.

Setelah melalui proses yang panjang, dewan juri memutuskan untuk Juara 1 diraih oleh Universitas Diponegoro dengan judul ‘Portable Milk Can Refrigerator (Picar): Teknologi Penyimpanan Susu Sapi Moeria Kudus Menggunakan TEC (Thermoelectric Cooler) dengan Kontroler Pid Terintegrasi Lampu UV sebagai Antibakteri Bertenaga Surya’.

Untuk Juara 2 diraih oleh Institut Pertanian Bogor dengan judul ‘Koncokelas: Aplikasi Video Pembelajaran Berbasis Animasi untuk Tuna Rungu dalam Mewujudkan Sustainable Education di Indonesia’.

Sedangkan Juara 3 diraih oleh Universitas Tanjungpura dengan judul ‘Senter Efektive (Super Antibacterial Edible Film Kmk-Pati Mangrove): Biofilm Antibakteri untuk Menjaga Kualitas Produk Ekspor Hasil Laut Indonesia’.

Sementara untuk Juara Harapan 1 diraih oleh Universitas Gadjah mada dengan judul ‘Penerapan Teknologi Blockchain sebagai Inovasi Pembiayaan Insfrastruktur Berbasis Crowdfunding’.

Untuk Juara Harapan 2 diraih oleh Universitas Brawijaya dengan judul ‘Metric (Molasses For Electric) Pemanfaatan Limbah Molase Sebagai Sumber Listrik Alternatif Berbasis Microbial Fuel Cells (Mfcs) Terintegrasi Iot’.

Sedangkan Juara Harapan 3 diraih oleh Universitas Negeri Semarang dengan judul ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Sociopreneurship melalui Integreted Farming System Based Pesantren Sebagai Solusi Daya Saing’

Untuk penghargaan Best Poster diraih oleh Universitas Muria Kudus, Best Paper diraih oleh Universitas Methodist Indonesia dan Best Presentation diraih oleh Telkom University

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor III UMK Rohmad Winarso, M.T mengapresiasi seluruh peserta yang sudah berpartisipasi dalam Grand Final MCS Tahun 2019. Kegiatan tersebut  sangat positif karena Sesuai dengan visi UMK yang memegang teguh kearifan lokal.

“Kegiatan lomba MSC ini tentu sangat bermanfaat dalam mengembangkan softskill mahasiswa khususnya dalam bidang penalaran. Dalam setiap lomba pasti ada yang menang dan ada yang belum menang, tetap semangat dan jangan pernah menyerah”. jelasnya

Didalam penutupnya Rochmad winarso menyampaikan salam hormat kepada seluruh pimpinan Perguruan tinggi dan dosen pembimbing peserta grand final MSC tahun 2019.

Pendaftaran KPUM dan Panwaslum Pemira 2019

TANGGAL-TANGGAL PENTING

  • Pendaftaran dibuka 20-23 April 2019
  • Seleksi Administrasi 24 April 2019
  • Seleksi Wawancara 26 April 2019
  • Penetapan Anggota KPUM dan Panwaslum Pemira UMK 28 April 2019

(1) Persyaratan umum :

  1. mahasiswa aktif Universitas Muria Kudus;
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. memiliki integritas moral yang baik;
  4. bersedia cuti  dari  semua  jabatan  struktural  di  lembaga  kemahasiswaan  tingkat fakultas  dan  universitas  jika dinyatakan terpilih;
  5. sehat jasmani dan rohani;
  6. minimal sedang menempuh semester 4 (empat);
  7. memiliki IPK minimal 2,75 (dua koma tujuh lima);
  8. tidak sedang cuti kuliah dan terancam Drop Out;
  9. bersedia untuk  menjadi Komisioner KPUM atau Anggota  Panwaslum  Mahasiswa  UMK  hingga  penyerahan laporan pertanggungjawaban kepada Penanggungjawab Pemira Mahasiswa UMK;

(2) Persyaratan administratif :

  1. mengisi formulir pendaftaran secara online melalui bit.ly/pendaftarankpum-panwaslum2019;
  2. surat pernyataan bersedia cuti dari semua jabatan struktural di lembaga kemahasiswaan di tingkat fakultas dan universitas jika dinyatakan terpilih;
  3. surat pernyataan  bersedia  menjalankan  tugas  dan  kewajiban  sebagai  Komisioner KPUM dan Anggota Panwaslum  Mahasiswa  UMK dengan baik dan sungguh-sungguh;
  4. Pertanggungjawaban KPUM dan Panwaslum  Mahasiswa  UMK  selambat-lambatnya  60  (enam puluh)  hari  setelah pelaksanaan kegiatan Pemira BEM UMK;

UMK Sukses Helat Pom Rayon Cabor Tenis Meja

Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Se-Rayon 1 Jawa Tengah Cabang Olahraga Tenis Meja diselenggarakan pada hari Sabtu (21/4/2019) di Auditorium Universitas Muria Kudus.

Ketua Panitia POM Rayon 1 Jawa Tengah Cabor Tenis Meja, Hendy Hendro Hadi Srijono, M,Si mengatakan, pertandingan tenis meja ini diikuti oleh 16 perguruan tinggi (PT), lima PT negeri dan 11 PT swasta. ”Total ada 90 atlet yang ikut pertandingan tenis meja kali ini,” katanya.

POM cabang Olahraga tenis meja ini, dibagi menjadi lima kelas. Yakni tunggal putra sebanyak 20 peserta, tunggal putri sebanyak tujuh peserta. Sementara itu ada juga ganda putra yang diikuti 13 peserta dan ganda putri sebanyak tujuh peserta. Sedangkan untuk ganda campuran diikuti tujuh peserta.

Dari lima kelas tersebut, UMK mendapatkan tiga medali, rinciannya satu medali emas didapat dari ganda putra oleh Trio W dan Andi. Sementara medali perunggu meraih dua medali, yakni kelas ganda putri  oleh Nurul Auliani dan Khintan PA. Lalu kelas ganda campuran oleh Trio W dan Khintan PA.

 

Siapkan Tim PKM Lolos Pendanaan Dikti, UMK Gelar Konsolidasi

Kemahasiswaan UMK menggelar kegiatan Konsolidasi PKM yang lolos pendanaan Dikti tahun 2019, Sabtu (13/04/2019). Kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti Pengumuman hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan tinggi (Kemenristekdikti) telah diterima sejak Selasa (20/03/2019).

Kegiatan konsolidasi bertujuan untuk mengumpulkan para perwakilan anggota dari 19 tim yang lolos seleksi. Selain itu juga untuk memberi mereka pandangan dalam menyiapkan monev hingga Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) yang akan dihadapinya.

Wakil Rektor III UMK, Rochmad Winarso, M.T menjelaskan bahwa dalam rangka menindaklanjuti hasil seleksi proposal PKM tersebut, Kemahasiswaan UMK akan memberikan dana talangan. Sehingga tidak ada alas an untuk menunda kegiatan PKM dikarenakan belum turunnya dana PKM dari Dikti.

“Bidang Kemahasiswaan akan memberikan dana talangan dengan jumlah 2 juta rupiah dan bisa langsung diambil setelah kegiatan konsolidasi PKM ini”. ungkapnya.

Dana talangan ini digunakan untuk melaksanakan kegiatan masing-masing tim PKM. Dengan dilaksanakannya kegiatan PKM tersebut, maka mahasiswa juga dapat sesegera mungkin menyelesaikan catatan harian, laporan kemajuan dan laporan akhir yang wajib di unggah ke Dikti serta memiliki waktu lebih untuk mengoreksinya terlebih dahulu.

Dia juga menambahkan bahwa UMK juga telah membuatkan program pembinaan bagi tim PKM yang lolos pendanaan. Program tersebut dibuat dengan harapan agar para tim yang berhasil lolos seleksi pendanaan Dikti tersebut juga dapat lolos seleksi PIMNAS tahun 2019.

“Beberapa program telah kami susun, salah satunya kegiatan konsolidasi. Setelah ini, program pembinaan akan terus berlanjut. Sehingga nanti tim PKM UMK yang bisa lolos dalam seleksi PIMNAS bertambah, Kalau tahun kemarin lolos 3 tim, mudah-mudahan tahun ini minimal 5 tim atau 8 tim bisa berangkat ke PIMNAS,” tuturnya.

Rochmad Winarso juga menambahkan bahwa UMK akan memberikan penghargaan bagi yang berhasil lolos di PIMNAS. Pemberian penghargaan tersebut merupakan salah satu upaya dari UMK untuk memberi semangat dan motivasi kepada seluruh tim untuk bersaing dalam ajang bergengsi tingkat nasional itu.

Tingkatkan Kemampuan Marketing, HMJM UMK Selenggarakan MPC

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Muria Kudus (HMJM UMK) menyelenggarakan sebuah lomba bertajuk Marketing Plan Competition (MPC) 2019, Sabtu (13/4/2019). Lomba yang dipusatkan di Ruang Seminar Gedung Rektorat lantai 4 tersebut mengangkat tema “Digital Marketing For Young Enterpreneur”.

Delapan finalis lomba Marketing Plan Competition 2019 ini berasal dari Wilayah Jawa tengah dan DIY. Delapan finalis yang lolos akan mengikuti grand final dilaksanakan pada hari Sabtu (13/04/2019) di Ruang Seminar Lantai 4 Universitas Muria Kudus.

Bayu Kumara menjelaskan MPC merupakan wadah kreatifitas bagi para peserta untuk membuat marketing plan atau rencana pemasaran yang menjadi salah satu bagian terpenting dalam berwirausaha.

“Tujuan penyelenggaran MPC adalah untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam dunia marketing, khususnya dalam hal memperkenalkan produk-produk kabupaten kudus seperti makanan, busana dan pariwisata ke pasar nasional maupun internasional. ” tutur Bayu, yang saat ini menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen UMK

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rochmad Winarso, M.T., mengapresiasi acara Marketing Plan Competition tahun 2019.

MPC merupakan salah satu perwujudan visi Universitas Muria Kudus, yaitu berkearifan lokal dan berwawasan global. Berkearifan lokal itu didalamnya ada berjiwa wirausaha yang selalu dipupuk dan kembangkan mahasiswa Universitas Muria Kudus

“Dengan MPC maka mahasiswa akan memiliki keberanian untuk berkompetisi dan juga memiliki wawasan yang lebih luas mengenai dunia marketing, saya berharap untuk tahun depan acara seperti ini dapat diselenggarakan tingkat nasional.” Ujarnya.

“Bidang kemahasiswaan Universitas Muria Kudus akan selalu mendukung kegiatan yang memiliki dampak peningkatan softskil bagi mahasiswa”, imbuh Winarso.

Mahasiswa UMK Berpeluang Meraih Beasiswa BI

Kabar menarik bagi Universitas Muria Kudus (UMK). Karena mulai tahun ini, mahasiswa UMK berpeluang untuk meraih beasiswa dari Bank Indonesia (BI).

Hal itu terungkap dari kunjungan 4 (Empat) pegawai perwakilan Bank Indonesia yang datang melakukan assesment di UMK hari Kamis (11/04/2019) dan juga menyampaikan beberapa persyaratan serta pengambilan dokumen khusus sebagai tahap awal assesment Program Bantuan Beasiswa Pendidikan dari Bank Indonesia.

Bertempat di Ruang Rapat Yayasan Lantai 2 Gedung Rektorat, Pimpinan UMK dan jajaran Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan masing-masing fakultas hadir untuk menyampaikan paparannya dihadapan Bank Indonesia dan mahasiswa.

Rektor UMK, Dr. Suparnyo, M.S. menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran perwakilan dari Bank Indonesia ke kampus UMK, beliau juga menyampaikan kondisi Mahasiswa yang banyak memiliki latar belakang kurang mampu dengan prestasi yang tinggi. Tentunya, dengan kondisi demikian mereka membutuhkan bantuan dana untuk proses perkuliahan.

”Semoga dengan kedatangan tim dari BI Pusat, membawa hasil yang sangat diharapkan oleh mahasiswa yang membutuhkan beasiswa. Dengan Beasiswa dari BI nantinya akan pula sangat menunjang kelancaran mahasiswa kami dalam meningkatkan perkuliahannya,” ucapnya

Dalam assesment tersebut, pihak BI Pusat juga menilai UMK dari berbagai aspek. Antara lain, aspek legalitas lembaga, diantaranya dibidang akademik harus memiliki izin operasional program studi dan jumlah mahasiswa yang mengikuti kuliah 1.000 orang, sarana dan prasarana juga akan dinilai. Selain itu bagi mahasiswa yang ingin mengikuti beasiswa BI, syaratnya memiliki IP minimal 3,25.

“UMK merupakan PTS kedua yang dilakukan assesment pada tahun 2019. Ada kurang lebih 80 PTS yang mengajukan beasiswa Bank Indonesia akan tetapi yang dilakukan assesment hanya 20 PTS”, ucap Agus Trianto selaku perwakilan dari Departemen Komunikasi BI Pusat.

Dengan beasiswa BI nantinya setiap mahasiswa akan mendapatkan Rp. 1.000.000 setiap bulannya dalam jangka waktu satu tahun.

Membanggakan, Mahasiswa UMK Raih Gold Medal Di Malaysia

Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Muria Kudus (UMK) Linda Novidana
menyabet gold medal dalam gelaran International Student Affairs Invention, Innovation and Design Competition (I-SAIID) 2019 di Malaysia pada Selasa (26/03). Kompetisi yang mengusung tema “Surging Ahead Through Creativity” ini diadakan oleh Universiti Teknologi Mara dan diikuti oleh mahasiswa se-Asia.

Linda diberikan penghargaan tersebut setelah menemukan alat yang dinamakan Information Accident Vihicle (Inacle) System.

Ide pembuatan alat tersebut memuncul didasarkan atas keprihatinannya terhadap korban kecelakaan lalu lintas yang tidak membawa identitas sehingga sulit untuk menghubungi keluarga yang bersangkutan.

Dari situlah muncul ide bagaimana jika membuat alat yang bisa dipasang dikendaraan dan akan mengirimkan pesan secara otomatis ke orang tua, rumah sakit atau lainnya ketika terjadi kecelakaan.

Menurutnya, alat tersebut sebenarnya sangat sederhana, semua komponen sudah ada. Memang yang mahal adalah idenya, sehingga untuk mendapatkan ide butuh kejelian. ”Saya sendiri jurusan Sistem Informasi, dalam tim ada dari jurusan mesin, elektro dan lainnya, sehingga tim ini digabungkan,” imbuhnya.

Setelah berhasil memenangkan kompetisi I-SAIID 2019,dirinya semakin termotivasi untuk mengikuti lomba-lomba yang lain, baik di luar negeri maupun dalam negeri.

Pemberkasan Beasiswa PPA Lolos Tahap 1

Bagi mahasiswa yang dinyatakan lolos Beasiswa PPA Tahap 1 dimohon untuk mengumpulkan berkas sebagaimana berikut :

  1. Mengisi Formulir Permohonan Beasiswa PPA (download disini)
  2. Foto Copy KTM, KTP dan KK
  3. KRS Semester Genap 2018/2019
  4. Fc. SK ORMAWA bagi yang menjadi Pengurus
  5. Fc. Piagam Kejuaraan/Lolos PKM (bagi yang memiliki)
  6. Bukti Upload PKM 2018 Khusus Ketua Kelompok
  7. Surat Ket. Penghasilan Orang Tua
  8. Surat Pernyataan Tidak sedang menerima beasiswa lain, tidak sedang magang dari Fakultas, dittd WD III
  9. Foto, Materai dan Rekening Bank menyusul

Pemberkasan dilakukan di Sekretariat Fakultas masing-masing tanggal 21-30 Maret 2019

UMK Kembali Mengadakan Pelatihan PHBD

Universitas Muria Kudus kembali mengadakan pelatihan penulisan proposal Program Hibah Bina Desa (PHBD) pada hari Kamis (21/3/2019) di Ruang Seminar Gedung Rektorat Lantai 4.

Pelatihan kali ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) di lingkungan UMK.

Wakil Rektor  Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rochmad Winarso dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHBD adalah program pelaksanaan pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa untuk terjun langsung membangun desa,

“Mahasiswa harus bisa memanfaatkan PHBD ini dengan mengajukan terobosan-terobosan baru yang bisa membawa manfaat bagi masyarakat dan ini menjadi peluang untuk juga meningkatkan potensi diri yang nantinya akan sangat berguna di luar sana”, imbuhnya dalam sambutannya.

Kegiatan pelatihan tersebut pun mendapat respon sangat postif dari seluruh peserta yang hadir. Terbukti dari banyaknya mahasiswa yang antusias untuk menanggapi dan bahkan memberikan pertanyaan terhadap apa yang telah disampaikan oleh pemateri.