Nailatul Izzah Terpilih Sebagai Juara 1 Mahasiswa Breprestasi UMK Tahun 2019

Sebanyak 10 mahasiswa terbaik dari masing-masing Fakultas mengikuti Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) tingkat Universitas, Jum’at (22/02). Kesepuluh mahasiswa tersebut merupakan para mahasiswa berprestasi yang telah diseleksi di tahapan pendaftaran seleksi administrasi, pelacakan prestasi dan organisasi serta wawancara Bahasa Inggris

Adapun nama ke 10 Finalis Mahasiswa Berprestasi Universitas Muria Kudus adalah :

  1. Nailatul Izzah  (PGSD/201633085)
  2. Amalia Murbawanti  (Pendidikan Bahasa Inggris/201632026)
  3. Hilmatul Lailin Nisfah  (Akuntansi/201712094)
  4. Brian Priyangga  (PGSD/201633174)
  5. Fitri Rachmawati  (Pendidikan Matematika/201735024)
  6. Uzlifatul Baehaqi  (PGSD/201633090)
  7. Erna Mutiasari  (Agroteknologi/ 201641026)
  8. Lailatul Arofah  (Teknik Informatika/201851006)
  9. Nanda Eria Mellyana   (Ilmu Hukum/201820072)
  10. Puji Nurmawati  (Teknik Informatika/201751146)

Wakil Rektor  Bidang Kemahasiswaan, Rochmad Winarso, M.T dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada para mahasiswa yang telah ikut berkompetisi dalam Pilmapres, hingga akhirnya bisa sampai di grand final ini.

Pilmapres ini sangat penting, karena mahasiswa yang keluar (terpilih) sebagai mahasiswa berprestasi ini, akan mewakili UMK dalam Pilmapres tahap selanjutnya di tingkat Rayon dan LLDIKTI Wilayah VI.

‘’Tahun ini seleksi Pilmapres komponen penilaiannya sudah disamakan dengan pedoman dari DIKTI, jadi saya berharap wakil dari UMK nantinya dapat bersaing di Pilmapres  tingkat Rayon, LLDIKTI Wilayah VI maupun nasional dan bisa membawa hasil (prestasi) yang memuaskan.’’ paparnya.

Dalam babak 10 besar, para finalis diberi waktu 10 menit untuk presentasi dan 10 menit untuk sesi tanya jawab dengan juri

Adapun penilaian dilakukan terhadap empat komponen yakni Indeks Prestasi Kumulatif, Karya Tulis Ilmiah, Capaian Prestasi dan Kepribadian, serta Kemampuan Bahasa Asing.

Bertindak sebagai juri pada kegiatan ini adalah sejumlah dosen dari berbagai Fakultas yang ada di Universitas Muria Kudus seperti :

1. Juri Karya Tulis : Ir. Masruki Kabib, M.T
2 Juri Kepribadian : Fajar Kawuryan, M.Si
3. Juri Wawasan : Rusiana, M.Pd

Setelah melalui proses yang panjang dan menegangkan, akhirnya dewan juri menetapkan Nailatul Izzah (PGSD) sebagai Juara I Mahasiswa Berprestasi Universitas Muria Kudus Tahun 2019, disusul dengan Brian Priyangga (PGSD) sebagai Juara II, dan ditempat ketiga diraih oleh Amalia Murbawanti (PBI) sebagai Juara III.

Nailatul Izzah tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah dinobatkan sebagai Juara I Mahasiswa Berprestasi Universitas Muria Kudus Tahun 2019.

Mahasiswa yang akrab disapa Naila ini mengungkapkan persaingan Mapres tahun ini sangat ketat dibanding tahun sebelumnya. “Persaingannya sangat ketat sehingga saya tadinya tidak bisa menebak siapa yang akan menjadi pemenang Mapres tahun ini. Saya juga tidak menyangka kalau saya akan menang dan terpilih sebagai Juara I Mapres tahun ini,” ujarnya.

Dalam kesahariannya Nailatul Izzah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi kampus, salah satu diantaranya adalah menjadi ketua UKM Komunitas Mahasiswa Kreatif  dan Pernah mengikuti pertukaran mahasiswa internasional.

UKM Broadcasting Gelar Muria Broadcast Festival Tahun 2019

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Broadcasting Universitas Muria Kudus menggelar Muria Broadcast Festival pada Sabtu (15/2) di Gedung Auditorium UMK.

Ajang tersebut nantinya akan menjadi agenda rutin setiap tahun yang diselenggarakan oleh UKM Broadcasting.

Pembina UKM Broadcasting, Fajar Nugraha menyebutkan acara ini merupakan cikal bakal akan diselenggarakannya  Muria Broadcast Festival setiap tahun sekali sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan public speaking.

“Industri media sangat berkembang dengan cepat, yang tentunya harus diimbangi dengan broadcaster yang handal. Salah satu sarat yang harus dimiliki oleh broadcaster adalah kemampuan public speaking yang baik. Jika sudah menjadi broadcaster maka yang paling utama harus disebarluaskan kepada masyarakat adalah berita yang baik dan menghindari berita hoax,” ujarnya saat membuka acara.

Selama acara berlangsung ada berbagai kegiatan yang digelar dalam Muria Broadcast Festival. Salah satunya adalah penyampaian materi oleh MC terkenal dari Semarang, Obin Robin.

Bukan hanya memberikan materi seputar dunia broadcasting, Obin  juga secara langsung berinteraksi dengan mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, beberapa mahasiswa juga mendapat kesempatan bertanya.

“Public speaking itu seperti melawan rasa takut, ketakutan akan terjadi dikarenakan kurangnya penguasaan materi yang akan disampaikan,” ujarnya.

Selain acara tersebut, Muria Broadcast Festival juga dimeriahkan oleh Shafira Uum selaku presenter dari NET TV.

Dalam acara Muria Broadcast Festival juga dilaksanakan News Presenter Competition yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

Calon Mahasiswa Berprestasi UMK Antusias Mengikuti Psikotes

Sebanyak sembilan belas calon Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) perwakilan tiap program studi pada Jumat (15/2) mengikuti psikotes tes di Ruang VIP gedung rektorat.

Maksud dan tujuan diadakannya Psikotes ini adalah untuk mengetahui karakter, kepribadian, dan emosional calon Mahasiswa Berprestasi UMK.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Rochmad Winarso menyampaikan bahwa kriteria penilaian Mahasiswa Berprestasi ada perbedaan dibanding tahun lalu.

“Untuk tahun ini kriteria penilaian ada sedikit perbedaan dibanding tahun lalu, diantaranya adalah dilaksanakannya psikotes untuk mengetahui kepribadian mahasiswa, sedangkan dalam penilaian Prestasi atau Kemampuan yang Unggul dan Membanggakan harus didukung dengan bukti yang valid. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas Mahasiswa Berprestasi UMK sehingga nantinya dapat bersaing di tingkat LLDIKTI Wilayah VI,” ungkapnya.

Hasil dari psikotes ini nantinya akan digabungkan dengan hasil penilaian karya tulis mahasiswa, hasil penilaian capaian prestasi atau kemampuan yang diunggulkan serta hasil penilaian video Bahasa asing untuk menentukan sepuluh mahasiswa terbaik yang nantinya akan masuk Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi UMK tahun 2019.

Rektor UMK Lepas 11 Mahasiswa Peserta Magang Bersertifikat BUMN

Rektor UMK Dr. Suparnyo, M.S, didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Rochmad Winarso, M.T, melepas secara simbolis sebelas mahasiswa peserta program magang mahasiswa bersertifikat (PMMB) BUMN

Ketua Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) Farid N Romadhon, M.Pd mengatakan, program magang bersertifikat ini merupakan program khusus, karena berlabel BUMN. Program magang ini juga adalah yang pertama kalinya dilakukan UMK bekerja sama dengan BUMN dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI).

“UMK adalah kampus pilihan, dibutuhkan usaha yang lebih supaya UMK dapat mendapatkan kesempatan magang tersebut,” katanya saat pelepasan mahasiswa magang di ruang VIP Gedung Rektorat, Rabu (30/01/2019).

Sementara itu Rektor UMK berpesan, agar seluruh peserta dapat menjaga nama baik almamater UMK di BUMN mana pun nantinya akan ditempatkan, serta melaksanakan tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Tolong jaga nama baik almamater UMK, karena tidak banyak institusi yang dipercaya mendapatkan program ini oleh BUMN,”  jelasnya.

Dirinya juga mengingatkan untuk bekerja secara profesional dan memiliki komitmen tinggi. Mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan nantinya, karena pasti akan menajdi pengalaman baru bagi mahasiswa.

Dikesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMK menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang terpilih mengikuti program ini. “Secara tidak langsung ananda sekalian akan menjadi duta UMK, karena merupakan representatif yang akan menggambarkan bagaimana UMK itu sendiri,” tuturnya.

“Ada dua belas poin yang perlu dipersiapkan dalam magang bersertifikat ini, diantaranya adalah fisik, mental, kenali potensi diri, tekad, tanggung jawab, berpenampilan professional, berperilaku baik, kenali lingkungan, komitmen dan disipilin, tetap harus belajar serta nikmatilah tugas baru yang akan diterima nantinya,” imbuhnya.

Wakil Rektor III UMK Ajak Mahasiswa Bidikmisi Tingkatkan Prestasi

Mahasiswa Bidikmisi merupakan salah satu mahasiswa berprestasi meskipun dalam segi kemampuan ekonomi tergolong lemah, sehingga disambut oleh pemerintah untuk tetap bisa mengakses pendidikan. Secara status kepesertaan, mahasiswa Bidikmisi merupakan mahasiswa beasiswa yang disalah satu pihak dibiayai oleh rakyat dengan difasilitasi pemerintah. Dengan begitu, dalam prosesnya harus mendapatkan pembinaan dan pengawasan khusus secara berkesinambungan agar kelak mampu berkontribusi kembali kepada rakyat.

Hal ini pun menjadi perhatian khusus bagi bidang kemahasiswaan Universitas Muria Kudus (UMK). Bertempat di ruang VIP Gedung Rektorat, para mahasiswa Bidikmisi dari semua angkatan berkesempatan mendapat pembinaan dari bidang kemahasiswaan Selasa (29/01/2019).

Dalam pelaksanaannya, Rochmad Winarso, M.T selaku Wakil Rektor III secara langsung menjadi pembicara dengan mengambil tema Tingkatkan Prestasi Mahasiswa Bidikmisi.

“Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Karena itu mahasiswa harus kuliah dengan serius. Selain itu, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi sehingga tidak hanya berprestasi secara akademik saja tetapi menguasai soft skill juga” Ujarnya

Cerdas Melawan HOAX, Media Group Berbagi Ilmu di Kampus UMK

Media Group menggelar program Media Group Berbagi  di Gedung Auditorium Kampus Universitas Muria Kudus (UMK) Rabu 23 Januari 2019. Mahasiswa dari dari berbagai program studi dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) tampak antusias mengikuti kegiatan bertajuk ‘Cerdas Melawan Hoax’ itu.

Kegiatan yang diisi dengan sharing ilmu dan pengalaman di dunia jurnalistik serta tips bagaimana teknik produksi berita dan jurnalisme online yang benar. CEO Media Group Lestari Moerdijat menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

Bukan hanya memberikan pengarahan, Lestari juga secara langsung berinteraksi dengan mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, beberapa mahasiswa juga mendapat kesempatan mencoba berperan sebagai reporter.

“Mudah-mudahan ilmu yang kita berikan ini bisa menjadi bekal mahasiswa Universitas Muria Kudus dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan menangkal maraknya berita hoax yang beredar di masyarakat,” Ujarnya.

Lestari mengatakan Media Group Berbagi sengaja dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial Media Group kepada masyarakat. Media Group ingin bisa dekat dan bermanfaat dengan komunitas-komunitas baik di masyarakat maupun di lingkungan kampus.

Rektor UMK, Dr. Suparnyo, S.H., M.S., menyambut baik program Media Group Berbagi. Suparnyo berterima kasih Media Group yang telah menunjuk Universitas Muria Kudus sebagai lokasi berbagi ilmu.

“Cerdas melawan hoax merupakan salah satu modal yang dimiliki mahasiswa Universitas Muria Kudus. Sebelum membaca berita seharusnya dilakukan penyaringan terlebih dahulu supaya bisa membedakan mana berita yang fakta dan mana yang hoax. Semoga kegiatan Media Group Berbagi, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh mahasiswa Universitas Muria Kudus” tuturnya