Dua Medali Kejuaraan Karate Bupati Cup Sukoharjo Diraih UMK

Prestasi kembali diraih oleh Mahasiswa Universitas Muria Kudus, kalini delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Veronica Yosi) yang berhasil menyabet dua Medali dalam Ajang Kejuaraan Provinsi Lembaga Karate-Do Indonesia Jawa Tengah “Bupati Cup” Sukoharjo Tahun 2018.  Gadis berusia 19 tahun ini menjadi Juara 2 kategori Kumite (Pertarungan) -61 kg Senior Putri dan Juara 3 kategori Kata Senior Putri.

Kejuaraan di Sukoharjo ini memang ajang Kejuaraan Karate yang cukup bergengsi di Jawa tengah. Pesertanya adalah para atlet yang sudah seringkali menjadi juara mewakili daerah dan kampus masing-masing. Sehingga persiapan memang harus matang ketika hendak mengikuti kejuaraan ini. “Alhamdulillah, Saya bersyukur dapat menyabet dua medali. Semoga tahun depan bisa lebih baik,” ungkap Yosi.

Selamat telah mengharumkan almamater Universitas Muria Kudus. (mawa umk)

Bersama Gubernur Jawa Tengah, UMK Hijaukan Pegunungan Kendeng

Gubernur Jawa Tengah dan Rektor Universitas Muria Kudus, mengajak mahasiswa dan seluruh civitas akademika Universitas Muria Kudus untuk melakukan aksi nyata dalam hal penghijauan. Hal tersebut diungkapkan dalam kegiatan Gerakan Penanaman 8600 Pohon, Jumat (7/12/2018).

Gerakan penanaman 8.600 pohon ini sekaligus merupakan komitmen Universitas Muria Kudus dalam mengurangi dampak pemanasan global lewat program UMK Green Sustainable Green Campus Tahun 2018.

Gerakan menanam pohon ini diikuti minimal 2.500 mahasiswa Universitas Muria Kudus yang dilaksanakan di Pegunungan Kendeng Wonosoco Undaan Kudus.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bulan Desember merupakan bulan menanam nasional. Sehingga masyarakat diajak untuk ikut menyukseskan gerakan tersebut. One Man One Tree.

 

Ganjar Ingatkan Mahasiswa Hindari Debat Tidak Bermutu

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para mahasiswa dan seluruh civitas akademika Universitas Muria Kudus untuk menghindari debat tidak bermutu seperti soal cebong dan kampret. Mahasiswa mestinya mulai berpikir lebih maju demi menghadapi tantangan global.

“Saat ini di negara maju sudah berlomba-lomba dalam teknologi kecerdasan buatan yang mutakhir, sementara kita masih berdebat mengenai perbedaan, saat ini tantangan dari luar sudah maju, sementara kita masih berdebat yang tidak penting,” kata Ganjar saat mengisi kuliah umum bertajuk Merajut Kebhinekaan Jawa Tengah di Auditorium Universitas Muria Kudus, Jumat (7/12/2018).

“Dalam dunia politik perbedaan pasti ada, seperti perbedaan politik dirinya dengan gubernur lain yang sama-sama kader partai. Perbedaan tersebut sangat biasa dan tidak perlu dipertentangkan terlalu berlebihan apalagi sampai menyebar Hoax dan ujaran Kebencian. Jika terus dilakukan, maka akan memecah belah persatuan bangsa Indonesia dan membuat bangsa negara Indonesia semakin tertinggal dari negara lain”

Oleh karena itu, Dirinya menghimbau kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika untuk selalu merajut kebhinekaan dan menjaga persatuan negara Indonesia

KMK Raih Juara III LKTI Tingkat Nasional tahun 2018

Kampus Universitas Muria Kudus (UMK) kembali meraih prestasi, kalini punggawa UKM Komunitas Mahasiswa Kreatif (KMK UMK) Nailatul Izzah dan Fitri Rachmawati, gadis berusia 20 tahun ini mendapatkan Juara 3 dalam KRISNA II (Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kajian Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang diselenggarakan pada tanggal 18-20 Oktober 2018. Awalnya hanya iseng, namun perempuan yang akrab di panggil dengan Naila dan Fitriini mencari berbagai informasi mengenai lomba tersebut. “Awalnya hanya iseng, namun banyak dukungan dari berbagai kalangan, termasuk kedua orang tua kami,” ungkapnya.

Mahasiswa ini tidak pernah patah semangat meski berbagai hambatan yang dilaluinya, ia selalu yakin setiap usaha tidak akan menghianati hasil. Dengan di bimbing Dosen oleh Ibu Richma Hidayati S.Pd, M.Pd dia mencoba keberuntungannya melalui KRISNA II (Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang diselenggarakan oleh UKM Kajian Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas PGRI Semarang, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa yang tersebar diseluruh Universitas yang ada di Indonesia.

Meskipun perempuan yang berkelahiran Demak dan Jepara ini tidak mendapat Juara 1, namun ia sangat bangga dengan kerja kerasnya selama ini. “Setidaknya saya bisa menambah pengalaman menulis dan alhamdulillah hasil karya tulis kami yang Berjudul BATITA (Batik Timbul Anak Tunanetra ) sebagai media pengenalan motif batik berbahan baku limbah kertas pada anak tunanetra dapat mengantarkan kami menjadi juara 3, dan kami berharap supaya karya mereka bisa bermanfaat untuk orang banyak” imbunya.

Untuk kedepanya mereka berharap bisa mendalami dunia tulis, dan dapat berprestasi dalam berbagai kompetisi serta lomba karya tulis. Bukan hanya di lokal tapi ke internasional. Sebab mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Matematika ini sudah mulai jatuh cinta pada dunia menulis, sejak mereka bergabung dalam UKM KMK (KomunitasMahasiswaKreatif) Universitas Muria Kudus. (Kemahasiswaan).