Tingkatkan Pembinaan dan Pelayanan Mahasiswa, BAAK UMK Benchmarking ke UAD

Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan Benchmarking ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kegiatan ini dalam rangka silaturahmi dan sharing terkait kemahasiswaan, lebih khusus membahas terkait Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pemeringkatan Kemahasiswaan yang ada di lingkungan universitas.

Acara yang berlangsung 8 Februari 2020 ini diikuti oleh Wakil Rektor III UMK, Rochmad Winarso, M.T dan Kepala Biro Administrasi Akademik dan kemahasiswaan (BAAK) UMK, Hendrastuti Qudsy, S.E beserta Staf dan Pembina Program Kreativitas mahasiswa UMK, Fajar Nugraha, M.Kom

Saat di UAD, Wakil Rektor III UAD, Dr. Abdul Fadlil, M.T, memberikan penjelasan terkait pola pembinaan PKM dan manajemen pemeringkatan kemahasiswaan di UAD. Pola pembinaan dan manajemen sangat diperlukan, agar ke depannya PKM dan pemeringkatan kemahasiswaan dapat dimaksimalkan.

“Dalam setiap kegiatan kemahasiswaan kuncinya adalah cepat bergerak dan tanggap terhadap perkembangan atau perubahan, jangan lupa untuk selalu update informasi khususnya dari Dikti”, terang Fadlil.

Sementara itu dari pihak UMK, Rochmad Winarso mengungkapkan bahwa sharing perihal PKM dan Pemeringkatan kemahasiswaan yang dilakukan dengan UAD ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan baru. Ia berharap setelah Benchmarking ini UMK dapat mengaplikasikan apa yang telah dipelajari dari kampus yang berada di Yogyakarta tersebut. (ed/mawa)

Daftar Peserta Grand Final Mahasiswa Berprestasi UMK Tahun 2020

Daftar Peserta Grand Final

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Universitas Muria Kudus

Tahun 2020

Nama NIM Program Studi
Achda Subchiya Hanum 201733164 PGSD
Alexsa Alrasyid Asmara 201960045 Psikologi
Alfiana Mega Susanti 201732037 Pend. Bahasa Inggris
Dwy Damayanti 201935023 Pend. Matematika
Ema Elyana 201712194 Akuntansi
Fatimatul Zahro 201853050 Sistem Informasi
Ilham Fajar Sidqi 201841044 Agroteknologi
Khansa Rofifah Salsabila 201833100 PGSD
Khoirin Nida Fitria 201735020 Pend. Matematika
Nanda Eria Mellyana 201820072 Ilmu Hukum

Keterangan :

1. Mahasiswa yang lolos Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Muria Kudus diundang mengikuti Tes Psikotes pada hari : Senin, 27 januari 2020 Jam : 07.30-10.00 WIB Tempat : Ruang VIP Rektorat

2. Pelaksanaan Grand Final tanggal : 30 Januari 2020 Jam : 07.30 WIB-selesai, Tempat : Ruang Seminar Gedung Rektorat Lantai IV

3. Peserta Grand Final dimohon mengirimkan slide presentasi ke email : kemahasiswaan@umk.ac.id paling lambat tanggal : 29 Januari 2020 jam : 12.00 WIB

 

Panitia Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Muria Kudus Tahun 2020

Empat Mahasiswi UMK Raih Medali Perak dalam Ajang ISTEC 2020

Empat Mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) meraih Medali Perak dalam ajang International Science, Technology and Engineering Competition (ISTEC). Keempat mahasiswi bernama Laili Alfiani (Pendidikan Matematika), Alfiana Mega Susanti (Pendidikan Bahasa Inggris), Hilmatul Lailin Nisfah (Akuntansi) dan Destiana Widia Astuti (Akuntansi).

ISTEC adalah kompetisi penelitian tingkat dunia di Bidang Sains, Teknologi, Dan Rekayasa. Kompetisi ini telah berlangsung di Kota bandung pada 13-16 Januari 2020 dan diikuti peserta dari 14 negara.

Selain Indonesia sebagai tuan rumah, ada peserta dari Turki, Afrika Selatan, Vietnam, Turkmenistan, Oman, Srilanka, Brazil, Filipina, Thailand, Palestina, Mesir, dan Malaysia.

Penghargaan ini sukses diraih berkat inovasi JANAKA (Javanese Braille Audio System) sebagai solusi edukasi pembelajaran aksara jawa bagi anak tunanetra.

Ide pembuatan Janaka dilatarbelakangi untuk melepas kesenjangan pembelajaran Aksara Jawa serta mengoptimalkan kemampuan dasar anak-anak tunanetra dalam mempelajari huruf braille aksara jawa.

Salah satu anggota Tim Janaka, Laili Alfiani menjelaskan bahwa pembuatan Janaka membutuhkan beberapa komponen diantaranya Microcontroller, voice chip, tombol push button dan baterai. Janaka memiliki 20 huruf braille aksara jawa.

“Proses kerja alat ini adalah anak tunanetra meraba huruf braille dan ketika menekan tombol push button akan keluar output suara sesuai huruf braille yang diraba. Dengan alat ini nantinya anak tunanetra dapat menjadi mandiri belajar huruf braille Aksara Jawa” Ungkapnya

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMK mengapresiasi tim yang bisa meraih Juara dalam kompetisi International tersebut. Oleh karena itu, mahasiswa lainnya diharapkan dapat menjadi juara diberbagai kompetisi lainnya. (ed/MAWA)

Kalender Edukasi Keuangan Karya Mahasiswa UMK Sabet Juara di Ajang ISTEC 202

Inovasi pemanfaatan kalender untuk meningkatkan literasi keuangan pada anak-anak karya mahasiswa UMK berhasil meraih medali perunggu dalam ajang International Science, Technology and Engineering Competition (ISTEC). Bandung 13-16 Januari 2020.

Tim yang beranggotakan Lailatul Mukharomah Permatasari (Akuntansi), Ema Elyana (Akuntansi), Niken Meika Cahyani (Manajemen) mengembangkan inovasi kalender yang dinamakan “FINTAR (Financial Education Calendar)”

Ide pembuatan pembuatan Financial Education Calendar dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman nilai-nilai literasi keuangan sedini mungkin pada anak akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan pengetahuan tentang literasi keuangan dan juga tingkat kesejahteraan di masa yang akan datang. Rendahnya literasi keuangan ini berdampak pada tingginya potensi komplain terhadap produk perbankan atau lembaga jasa keuangan.

Sebagai tim yang mewakili UMK, Lailatul Mukharomah mengungkapkan, setiap tim diberikan stan dan memasang poster untuk memamerkan produknya semenarik mungkin. Lalu juri akan memberikan penilaian kepada masing-masing produknya. “kebetulan kita dapat juri kategori lomba kami dari Afrika Selatan dan Thailand,” ungkapnya.

Mahasiswi kelahiran jepara ini juga memaparkan bahwa persiapan menuju kompetisi ISTEC tidaklah mudah. “Proses pembuatan kalender terdapat beberapa tantangan, diantaranya adalah masalah desain kalender yang harus disesuaikan dengan usia anak-anak” ucapnya.

Acara ISTEC sendiri diikuti para peserta dari 14 negara. Selain Indonesia, peserta lainnya antara lain berasal dari Srilanka, Vietnam, Pakistan, Brazil, Oman, Thailand, Turkey, Paraguay, Egyp, South Africa, Malaysia, Filiphina, dan Turkmenistan. (ed/MAWA)