Bekali Softskill Kepemimpinan, UMK Selenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) bagi Pemimpin Organisasi Kemahasiswaan

UMK-Universitas Muria Kudus (UMK) selalu berusaha untuk menghasilkan kader mahasiswa menjadi pribadi yang unggul dan memiliki kemampuan berfikir kritis, kreatif, solutif, dan revolusioner. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya Penyelenggaraan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) Universitas Muria Kudus Tahun 2022. Acara tersebut berlangsung selama 2 hari pada tanggal 18 Februari 2022-19 Februari 2022 di Hotel Griptha Kudus.

LKMM-TM merupakan kegiatan pelatihan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh UMK dengan mengundang para ketua organisasi kemahasiswaan meliputi BEMU (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas), DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas), UKMU (Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas), dan BEMF (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas). Tujuan LKMM-TM adalah untuk membekali para pemimpin ormawa dengan kemampuan kepemimpinan melalui pengembangan kemampuan majerial.

Panitia mengundang Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si selaku Rektor UMK dan Dr. Sugeng Slamet, S.T, M.T. selaku Wakil Rektor III UMK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sebagai Narasumber Acara beserta dua narasumber eksternal lainnya , yakni Ir Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., I.P.U dari Universitas Diponegoro dan Ibu Siti Nur Hayati, S. Pd., M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya.

Materi yang diberikan meliputi: 1) Wawasan Kebangsaan/Bela Negara; 2) Kebijakan Bidang Kemahasiswaan; 3) Organisasi Modern; 4) Literasi Digital/analisis kondisi lingkungan; 5) Teknologi informasi dan organisasi kemahasiswaan; 6) Analisis TALI kemitraan; 7) Konsep SaHaBaT Sebagai Alat Analisis Organisasi; 8) Aplikasi Konsep SaHaBaT dalam Kasus Organisasi; dan 9) Rencana Pengembangan Organisasi

Selain mendalami teori, para peserta juga dibekali softskill melalui kegiatan Forum Group Disscussion (FGD) dengan memecahkan studi kasus yang dipilih. Seluruh peserta di bagi menjadi empat kelompok, yang mana masing-masing terdiri dari 5-6 anggota. Hal ini dimaksudkan untuk melatih kemampuan organizing, communication, problem solving, dan critical thinking.

Rektor UMK mengatakan “Bersungguh-sungguhlah dan manfaatkan kesempatan belajar ini dengan baik, pasti akan memberikan celah warna bagi anda untuk kehidupan di masa datang. Sama-sama mengasah dan mengasuh, agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk organisasi, masyarakat, dan diri sendiri dimasa depan”. Wakil Rektor III UMK juga berharap agar peserta tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu di organisasinya masing-masing, tapi juga dapat menghasilkan kader selanjutnya yang unggul.