Empat Mahasiswi UMK Raih Medali Perak dalam Ajang ISTEC 2020

Empat Mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) meraih Medali Perak dalam ajang International Science, Technology and Engineering Competition (ISTEC). Keempat mahasiswi bernama Laili Alfiani (Pendidikan Matematika), Alfiana Mega Susanti (Pendidikan Bahasa Inggris), Hilmatul Lailin Nisfah (Akuntansi) dan Destiana Widia Astuti (Akuntansi).

ISTEC adalah kompetisi penelitian tingkat dunia di Bidang Sains, Teknologi, Dan Rekayasa. Kompetisi ini telah berlangsung di Kota bandung pada 13-16 Januari 2020 dan diikuti peserta dari 14 negara.

Selain Indonesia sebagai tuan rumah, ada peserta dari Turki, Afrika Selatan, Vietnam, Turkmenistan, Oman, Srilanka, Brazil, Filipina, Thailand, Palestina, Mesir, dan Malaysia.

Penghargaan ini sukses diraih berkat inovasi JANAKA (Javanese Braille Audio System) sebagai solusi edukasi pembelajaran aksara jawa bagi anak tunanetra.

Ide pembuatan Janaka dilatarbelakangi untuk melepas kesenjangan pembelajaran Aksara Jawa serta mengoptimalkan kemampuan dasar anak-anak tunanetra dalam mempelajari huruf braille aksara jawa.

Salah satu anggota Tim Janaka, Laili Alfiani menjelaskan bahwa pembuatan Janaka membutuhkan beberapa komponen diantaranya Microcontroller, voice chip, tombol push button dan baterai. Janaka memiliki 20 huruf braille aksara jawa.

“Proses kerja alat ini adalah anak tunanetra meraba huruf braille dan ketika menekan tombol push button akan keluar output suara sesuai huruf braille yang diraba. Dengan alat ini nantinya anak tunanetra dapat menjadi mandiri belajar huruf braille Aksara Jawa” Ungkapnya

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMK mengapresiasi tim yang bisa meraih Juara dalam kompetisi International tersebut. Oleh karena itu, mahasiswa lainnya diharapkan dapat menjadi juara diberbagai kompetisi lainnya. (ed/MAWA)